Elin Online –  Kamis (29/12) Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Industri (Hima Elin) menyelenggarakan sebuah bakti sosial yang diadakan  di Panti Asuhan Yatim B.J. Habibie. Diikuti oleh mahasiswa Teknik Elektro Industri (Elin) dari berbagai angkatan, kegiatan yang dilaksanakan di penghujung tahun 2016 ini disambut dengan sangat antusias. Tidak hanya sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar, adanya bakti sosial ini juga sebagai salah satu wujud pengaplikasian  peran fungsi mahasiswa bagi lingkungan sekitarnya.

Diikuti oleh lebih dari 170 mahasiswa Elin, kegiatan yang mengusung tema “RED As The Hope” ini memiliki makna merah sebagai harapan. Dimana maksud dari tema tersebut adalah adanya bakti sosial yang diadakan oleh mahasiswa Elin ini sebagai wujud kepedulian kepada orang yang membutuhkan di lingkungan sekitar kampus Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mengadakan bakti sosial pada sebuah desa binaan, pada tahun ini bakti sosial diadakan di sebuah panti asuhan yang terletak di Jl. Keputih Tegal I/25, Kel. Sukolilo, Kec. Keputih, Surabaya. Dikali pertamanya ini, diharapkan setelah adanya bakti sosial juga dapat menjalin hubungan dengan adanya rencana mahasiswa mengajar yang akan diadakan di panti tersebut.

Dimulai sejak pukul 15.00 WIB, kegiatan ini dibuka dengan sambutan yang dilakukan oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Elin (Kahima Elin), penanggung jawab kegiatan dan pengurus panti. Setelahya, dilanjutkan dengan games yang melibatkan anak-anak panti dengan mahasiswa Elin dengan penuh keceriaan dan membaur satu sama lain. Tidak berhenti disitu, dalam kegiatan bakti sosial ini terdapat makan bersama dan pemberian bingkisan kepada anak-anak panti asuhan B.J. Habibie. Dan pada serangkaian kegiatan dalam acara ini ditutup dengan pemberian bingkisan kepada pengurus panti serta do’a.

Dengan persiapan kurang lebih selama dua minggu, selama persiapan ini terdapat beberapa kendala, salah satunya yakni ditundanya waktu pelaksanaan yang semula diadakan sejak pukul 08.00 WIB harus diundur karena kegiatan akademik. Namun dengan mundurnya jam pelaksanaan baksos ini tidak membuat antusiasme peserta turun. “Alhamdulillah pada bakti sosial ini mas mbaknya tetap antusias dan yang hadir juga sangat banyak,” ujar Mohammad Agung Dirmawan selaku penanggung jawab kegiatan.

“Bakti sosial seperti ini baru dilakukan di kepengurusan ini, dimana jika pada tahun sebelumnya merupakan serangkaian kegiatan bakti sosial, di tahun ini baksos dilakukan hanya sehari saja dan semoga  ,” tutur Mas Sulung Wisnu Jati selaku Kahima Elin. (meg)

3487total visits,1visits today

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *